Langsung ke konten utama

Konfigurasi Inter VLAN Routing

"Konfigurasi Inter VLAN Routing"


Terdapat dua gedung yaitu Gedung A dan Gedung B. Terdapat dua switch dan satu router. Berikut adalah langkah-langkah konfigurasi VLAN—nya :

1) Ubah Hostname Switch Gedung A menjadi SW-GEDUNG-APertama, klik switch Gedung A lalu beralih ke CLI switch dan mulai mengubah nama ;


2) Buatlah konfigurasi VLAN di switch gedung A. Sebelum memulai konfigurasi pastikan setiap VLAN yang akan dikonfigurasi sudah terdaftar ;



setelah memastikan barulah mulai konfigurasi pada setiap VLAN,



Setelah mengkonfigurasi setiap VLAN kita harus memastikan lagi, urutan nya dengan mengetik SW-GEDUNG-A#show vlan brief lalu akan muncul :



Setelah itu baru trunking. Berikut adalah caranya :


Untuk memastikan kita sudah melakukan trunking ketik SW-GEDUNG-A#show run maka akan muncul :


Selesai. Lakukan hal yang sama pada Gedung-B.

3) Ubah Hostname Router Data Center menjadi nama sendiri lalu
Konfigurasi Inter-VLAN Routing ;
Dimulai dari memasukkan alamat Ip,



5) Konfigurasi DHCP Server pada Router dan pada setiap Client ;


6) Lakukan test ping terhadap semua Client,
Sebelum melakukan ping pastikan kamu sudah merubah ip nya menjadi dhcp. Caranya DEKSTOP>IP CONFIGURATION>DHCP




Jika sudah selesai beralih ke ping dengan cara DEKSTOP>COMMAND PROMPT



Setelah percobaan ping berhasil, test dengan mengirimkan file bentuk surat pada packet tracer. DONE!


(lakukan pengiriman dua kali, karena percobaan pertama biasanya akan gagal.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chapter 10 | Aplication Layer

Application Later LAPISAN PRESENTASI dan SESI 1. Application Later Aplikasi, seperti browser web, game online, mengobrol dengan dan mengirim email ke teman, memungkinkan kita mengirim dan menerima data dengan relatif mudah. Biasanya kita dapat mengakses dan menggunakan aplikasi ini tanpa mengetahui cara kerjanya. Namun, untuk profesional jaringan, penting untuk mengetahui bagaimana aplikasi dapat memformat, mengirim dan menafsirkan pesan yang dikirim dan diterima di seluruh jaringan. Memvisualisasikan mekanisme yang memungkinkan komunikasi di seluruh jaringan menjadi lebih mudah jika kita menggunakan kerangka kerja berlapis model OSI.  2. Application Layer ini adalah lapisan yang menyediakan antarmuka antara aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi dan jaringan yang mendasari tempat pesan dikirim. Protokol lapisan aplikasi digunakan untuk bertukar data antara program yang berjalan pada host sumber dan tujuan. Tiga lapisan teratas dari model OSI (aplikasi, presentasi, dan sesi) m...

CCNA Chapter 7 | IP Addressing

  IPv4 NETWORK ADDRESS KONVERSI BINER ke DESIMAL 1. IPv4 Addresses Binary adalah sistem penomor yang terdiri dari angka 0 dan 1 yang disebut bit. Sebaliknya, sistem penomor desimal terdiri dari 10 digit yang terdiri dari angka 0 – 9. Setiap alamat terdiri dari serangkaian 32 bit, dibagi menjadi empat bagian yang disebut oktet. Setiap oktet berisi 8 bit (atau 1 byte) dipisahkan dengan titik. Misalnya, PC1 dalam gambar ditetapkan alamat IPv4 11000000.10101000.00001010.00001010. Alamat gateway defaultnya adalah antarmuka Ethernet R1 Gigabit 11000000.10101000.00001010.000000001. 2. Notasi Posisi Sistem notasi posisi desimal beroperasi Untuk menggunakan sistem posisi, cocokkan angka tertentu dengan nilai posisinya. Contoh dalam Gambar 2 menggambarkan bagaimana notasi posisi digunakan dengan angka desimal 1234. Sebaliknya, notasi posisi biner beroperasi seperti yang dijelaskan dalam Gambar 3. Klik judul baris untuk deskripsi setiap baris. Contoh dalam Gambar 4 menggambarkan bagaimana bil...